Tuesday, January 08, 2013

Saya, Kehamilan & Kelahiran

Semenjak saya tahu kalau saya hamil tahun 2006 (hamil anak pertama), saya mulai mencari referensi tentang kehamilan di majalah/buku/tabloid kehamilan & anak (pada tahun itu, saya belum “melek” internet, jadi yang saya pakai untuk referensi adalah majalah/buku/tabloid). Dalam memilih majalah/tabloid, saya cenderung memilih yang paling enak dibaca versi saya. Karena kalau tidak enak dibaca (susunan kalimatnya), suka enggak sreg di hati.

Banyak sekali ilmu yang saya peroleh dari artikel-artikel yang saya baca. Yang tadinya saya tidak tahu, jadi tahu. Dan lama-lama….. jadi seru membaca artikel-artikel tentang kehamilan dan tumbuh kembang bayi/anak. Apalagi ini adalah kehamilan pertama saya, dimana saya “buta” sama sekali mengetahui tentang kehamilan, kelahiran dan tumbuh kembang anak. Biasanya…. kalau majalah/tabloid sudah ada, saya langsung membacanya sampai habis. Apalagi kalau ada artikel tentang ASI, saya semangat sekali membacanya. Saya ingin anak saya memperoleh hak nya dengan benar. Dan pemberian ASI adalah salah satu hak yang harus diterima anak. Apalagi ASI adalah makanan & minuman bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya, tidak ada yang lain, hanya ASI. Pemberian ASI yang benar, saya baca dari majalah/buku.

Dan setelah anak pertama saya lahir, buku-buku, majalah dan tabloid semakin tambah lengket dengan saya, terlebih artikel tentang ASI. Tidak ada bosannya memang jika membaca tentang bagaimana pemberian ASI pada bayi, terutama ASI eksklusif. Saya tidak ingin salah mengartikan tentang ASI eksklusif, karena yang saya lihat banyak ibu-ibu yang belum mengerti tentang apa itu ASI eksklusif.

Ketika saya sudah “melek” internet, referensi saya bertambah,selain majalah/tabloid, saya juga sering search di google atau langsung membuka web tentang tumbuh kembang anak. 

Dan ketika anak kedua saya lahir, saya tidak terlalu khawatir lagi, karena saya sudah punya pengalaman dari anak pertama saya. Hanya satu kekhawatiran ketika hendak melahirkan anak kedua saya, jadwal melahirkan nya “molor” hingga hampir 3 minggu. Gimana saya ga deg-degan, terutama suami. Seharusnya (menurut prediksi bidan & dokter) anak kedua saya lahir di awal bulan April (3 April 2010), tapi ternyata jadi “molor” hingga pertengahan bulan April (21 April 2010) bertepatan dengan Hari Kartini. Mungkin anak saya memang ingin lahir barengan dengan Hari Kartini, kali ya…… :) Dan nanti pada 21 April 2013 anak kedua saya sudah berusia 3 tahun, tak terasa…………. :)

8 comments:

  1. Iya wawasan kita sebagai ibu sangat terbantu dengan adanya internet :)

    Anak2 tumbuh cepat, sampai kita para ibu sampai terkaget2 yaaa...

    Salam kenal...

    ReplyDelete
  2. @ Yunda Hamasah : Terima kasih sudah mampir...
    Iya mba dgn internet, kita bisa memperoleh info apapu, tapi jadinya malas baca lewat buku/majalah/tabloid lagi, senangnya baca lewat layar monitor hehehe....
    Salam kenal kembali

    ReplyDelete
  3. kunjungan perdana ...

    Benar banget, internet memang sangat membantu kita dlm memberikan informasi. internet juga bisa memberikan kita banyak teman baru.

    wah tanggal lahirnya beda sehari ama saya (20 April)

    ReplyDelete
  4. @ masrafa.com
    Terima kasih atas kunjungannya....
    setuju mba....
    :)

    ReplyDelete
  5. dulu waktu anak pertama sy juga blm melek internet.. jd segala buku, tabloid, majala ttg perkembangan anak kayaknya di beli.. stlh anak kedua baru deh melek internet.. Jd pengiritan juga :D

    ReplyDelete
  6. @ myra anastasia : hehehe... iya mba,anak kedua sih, lebih banyak iritnya....

    ReplyDelete
  7. Kalau sudah mendapat ilmu tentang seluk beluk anak, jadinya gak mudah panikan ya mbak :)
    Tak hanya anak yang harus belajar, orang tua pun juga tetap harus belajar...

    ReplyDelete
  8. @ Mayya : iya... mba kita sebagai ibu harus terus belajar, mengikuti perkembangan anak kita.

    ReplyDelete

terima kasih sudah memberikan komentar, kritik dan saran