Monday, June 03, 2013

Manfaat Lomba Untuk Anak

Sejak Farras sekolah di Play Group di usianya yang ke 3 saat itu, Farras hampir tak pernah luput untuk selalu ikut lomba, baik yang diadakan oleh sekolahnya maupun di luar sekolah. Saya berfikir, di usia 3 - 5 tahun, adalah usia dimana anak-anak perlu diikutkan lomba-lomba. Bukan untuk mengejar kemenagan, tapi lebih diarahkan supaya anak menjadi berani, percaya diri dan mandiri. Dan Alhamdulillah Farras termasuk anak yang berani dan percaya diri, malah menurut saya over confidence hehehe...

Farras anak yang sangat aktif, sehingga jika diikutkan lomba yang cenderung memakan konsentrasi lama, dia tidak akan betah, apalagi jika diadakan di tempat terbuka, cuacanya panas dan hiruk pikuk. Dapat dipastikan Farras akan mogok. 

Dan pertama kali Farras ikut lomba adalah lomba menempel. Sebetulnya saya kurang sreg Farras diikutkan lomba ini, karena saya sudah tahu watak & karakter Farras yang cenderung tidak mau diam, sementara lomba menempel butuh ketelitian dan konsentrasi. Dan memang jika kita hendak mengikutkan anak pada ajang lomba, kita sebagai orang tua harus tahu minat, kemampuan dan kondisi anak. Memang awalnya Farras mau diikutkan lomba membaca do'a, tapi dirubah oleh gurunya menjadi lomba menempel. Lomba menempel disini adalah menempel kertas origami ke sebuah gambar yang sudah disediakan. Bukan cuma kertas origami saja yang bisa ditempel, ada juga yang menempel dengan menggunakan biji-bijian, kancing dsb pada gambar dasar. Dikarenakan lomba menempel ini butuh ketelitan dan konsentrasi, maka belum selesai gambar tertempel kertas origami semua, Farras sudah bete, apalagi tempatnya di outdoor dan cuaca pada saat itu kurang bersahabat ditambah banyak orang yang lalu lalang. Keringat sudah bercucuran. Farras ngambek, pengen minum es (mungkin karena haus), diberi air putih tidak mau. Dan alhasil, Farras tidak mau melanjutkan lomba menempelnya, dibujuk pun tidak mau. Dugaan saya tepat, Farras tidak cocok diikutkan lomba seperti ini. Ya... sudahlah, tidak apa-apa. Ini adalah pengalaman pertama Farras mengikuti lomba :)

Lomba Puzzle pun pernah Farras ikuti. Ketika perlombaan sudah dimulai, bukannya merangkai Puzzle yang sudah diberikan pihak panitia, Farras malah keliling-keliling melihat peserta yang lain yang sedang merangkai Puzzle, juga melihat ke sekeliling. Akhirnya begitu waktu sudah mau selesai, dan diantara peserta sudah ada yang selesai mengerjakan, Farras baru mengerjakan. Alhasil pekerjaan Farras selesainya pas dengan waktu  yang sudah ditentukan panitia. Ah... memang Farras, selalu tidak mau diam :)

Berikutnya, masih di Play Group, Farras ikut lomba adzan. Peserta paling kecil diantara peserta yang lain, kecil dari postur tubuh juga kecil dari segi usia, sepertinya paling muda. Ketika nama Farras dipanggil, dengan berani dan pedenya Farras naik ke atas panggung. Dan eng... ing... eng... Farras memperkenalkan diri dahulu, lalu mulailah Farras mengumandangkan adzan. Tak dinyana, lafadz AllahuAkbar seharusnya diucapkan 4 kali, tapi Farras mengucapkannya 8 kali. Otomatis semua yang mendengar di ruangan tertawa, tapi Farras diatas panggung cuma cengengesan dan tetap meneruskan adzannya sampai selesai.  Hehehehe....

Ada juga lomba pidato, lomba membaca puisi, lomba cerdas cermat, lomba fashion show (yang ini sarungnya sempat melorot hehehe... saya memakaikan Farras baju koko dipadankan dengan kain sarung), teuteup... the show must go on (begitu mungkin kata Farras), karena Farras cuma ketawa-ketiwi diatas panggung hehehe...., lomba membaca do'a, lomba hafalan surat pendek, lomba menari.

Ketika Farras masuk TK, lomba yang pernah diikuti Farras diantaranya lomba membaca dan berhitung, lomba menyanyi, lomba menangkap ikan, lomba jalan santai.

Sungguh, mengikuti setiap langkah anak dalam mencoba dunia baru baginya, memberikan motivasi positif bagi anak, adalah pengalaman yang seru, asyik dan menyenangkan. Apalagi jika anak mengikutinya tanpa paksaan, sesuai dengan keinginan dan minatnya.

Bagi anak-anak, ikut lomba itu perlu karena dengan berlomba, anak belajar untuk :
•  Membangun semangat untuk berhasil.
•  Mengembangkan perilaku yang baik tentang menang-kalah.
•  Mengembangkan keterampilan koordinasi.
•  Berpikir kritis.
•  Proses mengambil keputusan.
•  Memecahkan masalah.
•  Memahami kekuatan dan kelemahannya.
•  Menentukan tujuan.
•  Aturan permainan.

Dan yang tak kalah penting, jika hendak mengikutkan anak pada ajang lomba, kita harus tahu minat, bakat, kemampuan dan kondisi anak.

                                                                                                 (Farras ketika lomba menyanyi di TK)



                                                                                                (Di foto diatas kasur bo.... hehehe...)


                                                                  (Farras yang masih unyu-unyu dengan salah dua pialanya :P)

10 comments:

  1. Selamat Farras... Tapi selain manfaat, mungkin bisa jadi ada negatifnya juga, pernah baca sih kalo anak di bawah 12 th jangan diikutkan lomba2 gt. Karena jika kalah akan tertanam bawah dia adalah seorang pecundang.. Tapi ga ngeri juga kebenaranya ^^

    Selamat ya Farras udah berani dan percaya diri. Udah gitu menang lagi... Tuh pialanya ada 2... ^^

    ReplyDelete
  2. Makasih Bunda Dzaky, udah lama sih, lomba2nya, cuma saya keinget lagi kelucuan2 Farras ketika ikut lomba, jadi deh di posting di blog hehehe...
    Kalau sebelum ikut lomba kita tanamkan pada anak bahwa ikut lomba bukan utk menang atau kalah, saya rasa tidak akan seperti itu ya mba, karena utk melatih anak bisa berbesar hati juga. Ya... pemikiran org memang berbeda2 ya, mba... Makasih Bunda Dzaky... :) pelcum utk Dzaky..

    ReplyDelete
  3. Mengikuti lomba banyak hal yang bisa didapat ya salah satunya kalau menang tidka boleh sombong, kalah tidak boleh putus asa

    ReplyDelete
  4. @ Lidya : betul sekali mama Cal-Vin :)

    ReplyDelete
  5. ikutan lomba supaya anak bs belajar berbesar hati kalau kalah :)

    ReplyDelete
  6. @ keke naima : betul mak Myra, saya setuju :)

    ReplyDelete
  7. Orang bilang Kalah atau menang dalam perlombaan atau pertandingan adalah hal yang biasa. Namun demikian jika menang adalah hal yang sangat membanggakan dan membahagiakan kedua orang tuanya. Dengan lomba jugalah anak anak dilatih keberaniannya, kemandiriannya, dan keterampilannya. Salut dengan tulisan mba ini

    ReplyDelete
  8. @ Asep Haryono : Terima kasih, pa.. Tapi memang yg terpenting adalah bukan kebanggaan ortunya, tapi bagaimana anak bisa menyikapi tentang kalah dan menang.

    ReplyDelete
  9. @ hana sugiharti : Makasih tante hana... :)

    ReplyDelete

terima kasih sudah memberikan komentar, kritik dan saran