Monday, November 28, 2016

Hal-hal yang Tidak Disukai Customer Toko Online dan Cara Mengatasinya


Bagi para pemilik toko online, termasuk kita, pelanggan adalah segalanya. Bukan hanya sebagai sumber penghasilan utama dari usaha, tapi karena seorang pelanggan juga dapat menjadi promosi atau iklan gratis yang sangat efektif apabila mereka menganjurkan produk dari toko online kita untuk teman atau family mereka. Terutama apabila ada event seperti hari belanja online nasional atau ‘Harbolnas’.

Apabila kita tidak memberikan pelayanan yang memuaskan, maka dipastikan rating yang kita dapat akan terjun bebas dan para calon konsumen potensial akan kabur dan memilih toko online lain untuk membeli sebuah produk. Pada artikel ini, saya akan memaparkan beberapa hal yang tidak disukai oleh para konsumen atau customer toko online berdasarkan wawancara singkat pada dua kelompok konsumen toko online yang berbeda.

Setelah membaca artikel ini, diharapkan kita dapat membangun toko online professional bak toko online blanja.com yang telah malang-melintang didunia e-commerence dan telah terpercaya oleh berbagai kalangan masyarakat untuk membeli berbagai kebutuhan mereka, baik kebutuhan sandang bahkan hiburan seperti berbagai aksesoris.

Kualitas, Jenis Bahan, Warna, dan Model yang Tidak Sesuai dengan Foto

Umumnya para pemilik toko online akan memasang foto produk yang menarik calon pembeli. Banyak penjual yang sengaja mencari foto-foto produk keren di internet dan memasangnya untuk memberikan efek persuasive agar calon konsumen tertarik untuk membeli produk mereka.
Apabila produk yang disediakan memang memiliki kualitas, warna, dan model yang sesuai dengan foto tersebut, tidak akan menjadi masalah yang runyam, masalah runyam akan muncul apabila sang konsumen menerima barang pesanan yang dibeli secara online tidak sesuai dengan apa yang ditampilkan dan dijanjikan di foto.
Kekecewaan tersebut akan membuat sang konsumen memberikan rating yang buruk bahkan melarang teman, kolega, dan sanak keluarganya untuk membeli pada pemilik toko online tersebut. Jika hal ini dilakukan oleh pemilik toko online, maka bisa dipastikan pemilik toko online akan kehilangan pembeli pada event besar seperti Harbolnas.

Jika kita memang ingin memasang foto yang menarik, gunakan saja sampel produk yang dijual. Berikan deskripsi tentang pencahayaan, jenis kamera, dan waktu pengambilan gambar.  Selain itu, berikan informasi mendetail tentang ukuran, bahan, dan warna dari produk tersebut. Apabila perlu, berikan rujukan situs lain agar mereka mendapat informasi yang meyakinkan untuk memilih produk yang kita miliki tadi.

Ongkos Pengiriman yang Terlalu Mahal

Salah satu hal yang membuat para pembeli kabur adalah ongkos pengiriman yang terlalu mahal. Apalagi, jika pembeli berada pada radius yang tidak terlalu jauh. Oleh karena itu, sebaiknya kita menggunakan jasa pengiriman yang ekonomis, memberikan promosi bebas ongkos kirim, dan layanan delivery order.
Bukan hanya seperti itu. Pilihan layanan delivery order dapat kita lakukan jika radius pembeli kita tidak lebih dari 10 KM. Dengan melakukan layanan ini, kita juga dapat mengetahui secara langsung kepuasan pembeli bahkan melakukan survey kepuasan pelanggan agar toko online yang kita miliki makin sukses.

Waktu Pengiriman yang Lama

Banyak pelanggan toko online yang mengeluh lamanya pesanan mereka sampai. Bahkan ada beberapa yang mengaku bahwa barang yang mereka pesan tidak pernah sampai. Permasalahan ini umumnya terjadi karena hal berikut :
1. Kesalahan penulisan alamat yang dicantumkan saat pengiriman barang. Pastikan untuk melakukan double check hingga alamat yang dicantumkan benar-benar menuju alamat konsumen. Pastikan pula nomor telepon atau HP sudah sesuai dengan yang dicantumkan oleh sang pembeli.
2. Pemilihan jenis pengiriman juga berperan dalam waktu pengiriman. Pastikan untuk memilih pengiriman yang terpercaya dan cepat sampai hingga pelanggan tidak kecewa. Untuk jasa jual beli makanan online, kita dapat memakai jasa pengiriman paket makanan sehari hingga makanan yang dikirimkan tidak basi.
Demikian tiga hal yang harus kita hindari dan kita perhatikan jika ingin toko online yang kita miliki sukses seperti blanja.com. Pasalnya selain memiliki harga yang murah, dan telah banyak menjual produk dengan tingkat penjualan yang tinggi. Intinya, kita harus memberikan pelayanan dan produk yang sesuai dengan ekspektasi pelanggan, tanpa mengecewakan mereka.

9 comments:

  1. Iya, aku juga gak suka kalo gambar dan barang beda. :D

    ReplyDelete
  2. InsyaAllah kalau beli buku, gak jauh-jauh deh gambar dan barangnya. Hehehe

    ReplyDelete
  3. Halbolnas selalu bikin pingin belanja mulu ya Mbak. #kekepindompet

    ReplyDelete
  4. Saatnya pantengin produk impian, siapa tau lebih murah pas Harbolnas nanti

    ReplyDelete
  5. Ya, bener, aku sebel kalau belanja online tapi kirimannya lama. Hmm, perlu dicoba nih, di blanja(dot)com :)

    ReplyDelete
  6. Sering memang gambar dan barang yg kita terima beda ya Mbak. Kalau aku seringnya pengirimannya tuh lho, lama. Secara rumahku di des akali ya :)

    ReplyDelete
  7. jrg belanja baju itu sesuai sama foto. Biasanya kl sdh pake foto artis Korea aku pasti langsung males beli produknya :)))))

    ReplyDelete
  8. Karena saya jualan online juga, saya selalu coba ngerti kesulitan penjual online lainnya kalau mereka butuh waktu utk persiapan, packing, dll. Asalkan tidak salah kirim barang atau barang yang dikirim rusak.

    ReplyDelete
  9. Pernah kecewa banget sampe nangis saat pesen dompet, tapi dikirimnya tas segede kenong, trus udah komplain, kata mbak-mbaknya gak bisa diganti.... :/ Sebelnya 7 hari 7 malem...

    ReplyDelete

terima kasih sudah memberikan komentar, kritik dan saran