Showing posts with label Buah Hati. Show all posts
Showing posts with label Buah Hati. Show all posts

Thursday, May 12, 2022

Doa Terbaik untuk Mendo'akan Anak Saat Ulang Tahun


Ulang tahun merupakan momen yang sangat special, saat ulang tahun tiba biasanya orang-orang akan merayakan hari tersebut dengan orang terdekat. Jika anak kita ulang tahun, selain kita berikan ucapan ulang tahun kita juga bisa memanjatkan doa di hari ulang tahun mereka. 

Berikut ini doa ulang tahun untuk anak tersayang yang bisa kita panjatkan.

✅Doa Ulang Tahun untuk Memohon Kemuliaan dari Allah SWT

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

 رَبِّ أَوْقِفْنِى مَوْقِفَ الْعِزِّ وَالْكَمَالِ, وَالْبَهْجَةِ وَاْلجَلاَلِ, حَتَّى لاَ أَجِدَ فِيَّ ذَرَّةً وَلاَ دَقِيْقَةً إِلاَّ وَقَدْ غَشِيَهَا مِنْ عِزِّ عِزِّكِ مَا يَمْنَعُهَا مِنَ الذُّلِّ لِغَيْرِكَ, حَتَّى اُشَاهِدُ ذُلَّ مَنْ سِوَاىَ لِعِزَّتِى بِكَ مُؤَيَّدًا بِرَقِيْقَةٍ مِنَ الرُّعْبِ, يَخْضَعُ لِى بِهَا كُلُّ شَيْطَانٍ مَرِيْدٍ, وَجَبَّارٍ عَنِيْدٍ, وَأَبْقِ عَلَيَّ ذُلَّ الْعُبُودِيَّةِ فِى الْعِزَّةِ بَقَاءً يَبْسُطُ لِسَانَ اْلإِعْتِرَافِ, وَيَقْبِضُ لِسَانَ الدَّعْوَى, إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ الْقَهَّارُ وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًا .سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Thursday, March 17, 2022

Ketika Anak Perempuan Pra Remajamu Sudah Mulai 'Mencuri' Pakaianmu


Punya anak perempuan yang sudah akil baligh? Kalau punya, sama dong kita 😊Diawali dengan mulai suka-sukaan sama anak cowok. Enggak bercerita secara to the point sih, tapi dari gerak geriknya, dari seringnyadia menceritakan tentang anak cowok itu. Seperti, Bu si A (cowok yang disukai) mah gini lho.. gitu lho... Apa aja (yang anak perempuan kita ketahui) tentang anak cowok itu, diceritakan ke ibunya. Curiga dong pasti? hehe... Ini anak kenapa sih, cerita melulu tentang cowok A? Hm... pasti ada sesuatu nih. Hm... apa dia sudah mulai naksir-naksiran? Kalau ditanya langsung, kamu suka sama si A? Pasti menggeleng, atau malah membuat anak perempuan kita gak mau lagi cerita tentang si A ke ibunya, khawatir ketahuan tentang perasaannya 😊 Atau sebetulnya anak perempuan kita belum 'ngeh' perasaan yang timbul di hatinya itu apa. Yang dia tahu, dia lagi seneng memperhatikan si A dan seneng menceritakan tentang si A. 

Friday, October 08, 2021

Melestarikan Permainan Tradisional Gobak Sodor


Gobak sodor atau disebut juga dengan galasin adalah permainan tradisional khas Indonesia yang dimainkan di dalam lapangan dan dibentuk segi empat berpetak-petak. Gobak sodor dimainkan secara grup atau kelompok yang terdiri dari dua grup. Masing-masing grup terdiri dari 3-5 orang. 

Satu kelompok atau grup bertugas sebagai penjaga atau penghadang yang menghadang di setiap garis petak. Kelompok satunya sebagai pemain. Pihak lawan/pemain yang akan masuk ke petak yang lain, harus melewati garis yang dijaga oleh penjaga. Jika pemain melewati garis dan tersentuh penjaga, maka harus bergantian menjaga penjaga di garis petak. Jadi adanya dua grup ini, satu grup sebagai penjaga atau penghadang, grup yang satunya sebagai pemain. Makanya ada juga yang menyebut gobak sodor ini sebagai permainan hadang. Karena menghadang pemain untuk bisa masuk ke dalam setiap petak.

Thursday, August 26, 2021

Ketika Farras Mulai Puber

 Assalamua'alaikum!

Usia Farras sekarang 15 tahun. Sudah duduk di kelas X SMA. Masa puber Farras sepertinya saya perhatikan di usia 13an tahun. Agak sulit ya, mengetahui tepatnya anak laki-laki puber itu, tidak seperti perempuan, yang bisa terlihat. Pubernya anak laki-laki kan biasanya ditandai dengan mimpi basah. Dan orang tua tidak tahu apakah anak laki-lakinya sudah mimpi basah atau belum. Sementara anak perempuan gampang, ketika dia sudah mendapatkan haid pertamanya, berarti dia sudah puber. Walaupun anak laki-laki ketika mulai puber pun bisa dilihat dari munculnya kumis tipis, suara yang sudah berubah, dan lainnya. Tapi klimaksnya adalah mimpi basah. Dan Farras tidak pernah cerita pada saya maupun ayahnya tentang mimpi basah pertamanya itu. Entah ya, kalau anak orang lain, apakah ada yang bercerita pada orang tuanya tentang mimpi basah pertamanya yang menandakan dia sudah puber atau tidak? Karena ketika saya tanya suami juga dia lupa seperti apa mimpi basah pertamanya itu. Mungkin karena sudah lama, sudah puluhan tahun, atau memang tidak ingin mengingat, dan mungkin juga tidak pernah dia ceritakan pada ibunya atau siapapun.

Wednesday, January 15, 2020

Telon Doodle, Minyak Telonnya Para Bayi


Seorang ibu mana sih di dunia ini yang tidak senang ketika merawat bayi yang baru lahir? Sebagai seorang ibu, tentu saja kita akan merawatnya dengan sangat senang hati. Ya, terang saja demikian, sebab anak itu merupakan anugerah paling indah yang diberikan oleh Tuhan. Walaupun repot, tapi kerepotan tersebut tergantikan oleh rasa bahagia yang membuncah.

Berbicara soal merawat bayi yang baru lahir, pastinya tidak terlepas dari sebuah benda yang bernama minyak telon kan? Minyak telon pasti ada pada list barang-barang yang dibutuhkan si kecil. Pasalnya, minyak telon tersebut biasa digunakan untuk mengangatkan tubuh si kecil setelah ia selesai dimandikan. Selain itu, minyak telon ini juga bisa memberikan kesegaran dan aroma wangi pada tubuh si kecil.

Thursday, September 19, 2019

5 Manfaat Minyak Telon Bagi Bayi Yang Harus Diketahui

Bukan hanya sekedar wangi, namun minyak telon juga sering digunakan ke tubuh bayi karena bisa memberikan banyak manfaat. Dalam hal ini, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), minyak telon bekerja dengan cara memperlebar pemburuh darah lokal sehingga bisa timbul sensasi hangat. Bukan hanya itu, IDAI juga menyebutkan bahwa kalau minyak telon ini bisa sedikit mengurangi rasa nyeri yang dirasakan oleh bayi. Memang penggunaan minyak telon ini biasanya digunakan pada tubuh bayi atau anak setelah selesai mandi. Lalu apa saja manfaat lainnya dari minyak telon ini untuk bayi? Dalam kesempatan kali ini saya akan mencoba membahas tentang manfaat minyak telon bagi bayi sebagai berikut :

Wednesday, August 15, 2018

Dilema Sekolah Farras

Ajaran baru tahun 2018/2019 sudah dimulai sejak bulan Juli kemarin. Ada cerita lebih tepatnya mungkin dilema dalam mencari sekolah Farras selepas SD-nya dalam keluarga kami yang belum saya tulis untuk saya share pada teman-teman semua.


waktu melihat-lihat MTsN

Saat itu, jauh sebelum Farras akan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional), saya, suami dan Farras sudah membicarakan tentang SMP man yang akan kami pilih untuk Farras nanti. Saya menawarkan pesantren. Saya lebih sreg Farras masuk pesantren. Selain ilmu dunia yang Farras dapatkan, ilmu untuk bekal akhirat pun akan Farras peroleh, itu pemikiran saya saat itu. Suami pun setuju walaupun sepertinya tidak 100%. Suami berpikir, bagaimana kalau Farras sakit, bagaimana kalau Farras ada yang membully, menyakitinya secara fisik dan psikis. Sementara para pengajar disana pastinya tidak akan bisa 100% mengawasi para santri yang segitu banyaknya, walaupun mungkin setiap kamar yang dihuni oleh santri ada satu penanggung jawab dari piahk pesantren. Namun tetap kami khawatir para penanggung jawab tersebut tidak bisa memantau secara maksimal. Bukannya kami tidak percaya pada pihak pesantren, namun dibanding orang tua pasti akan lebih intens dalam memantau anak-anaknya. Begitu pertimbangan kami saat itu. Walaupun ada pula pertimbangan lain yang cenderung berat pada pesantren, yaitu Farras pasti bisa berkembang dengan pesat jika di pesantren. Farras akan lebih mandiri, Farras yang cenderung senang berteman dan mudah bersosialisasi pastinya akan merasa senang dan nyaman berada di lingkungan pesantren yang banyak orang. Bisa saya bayangkan bagaimana Farras bisa berekspresi dan mengeksplor pengalaman barunya di pesantren. Kamar yang dihuni oleh pastinya lebih dari 5 orang, yang akan membuat Farras antusias, ngobrol sana sini, diskusi dan saling bekerja sama. Tapi memang jika teman-teman sekamarnya bisa kompak dan tidak ada yang 'aleman'. Saya dan suami sudah memikirkan hal itu, panjaaaang......

Thursday, August 10, 2017

Membiasakan Anak Bangun Pagi

santidewi.com ~ Mungkin disini ada ibu-ibu yang ingin memulai membiasakan anak bangun pagi? Saya punya ceritanya dan pengalaman sendiri. 

Anak pertama saya, Farras susah banget kalau bangun pagi. Ini mungkin karena kesalahan saya. Awalnya karena kasihan kalau dibangunkan pagi-pagi karena masih mengantuk, khawatir tidurnya masih kurang. Kalau kurang tidur nanti berdampak pada kesehatannya, kira-kira begitulah pikiran saya waktu itu. Ditambah suami pun melarang saya membangunkan anak saya pagi-pagi. Akibatnya, ketika sudah agak besar (sekarang usia 11 tahun) jadi susah dibangunkan pagi. Sholat subuhnya sering kesiangan. Kalau sudah begini, saya yang menyesal sendiri. Memang pembiasaan itu harus dilakukan sejak anak masih kecil. Tapi dari kesalahan itu kita jadi belajar.

Tuesday, June 20, 2017

Tahun Pertama Puasa Fayda

Alhamdulillah sudah hari ke 25 puasa Ramadhan kita. Masih diberi nikmat puasa dan nikmat sehat. Semoga puasa kita dan ibadah-ibadah kita yang lainnya di bulan Ramadhan ini diterima Allah SWT. Aamiin.

Perasaan khawatir saya ketika Fayda hendak puasa pertama di tahun ini sama khawatirnya seperti sewaktu tahun pertama Farras puasa dulu, di saat usianya 7 tahun. Fayda pun puasa tahun ini berusia 7 tahun. Kalau waktu Farras puasa pertama kali, saya mikirnya mudah-mudahan Farras kuat, karena Farras termasuk anak yang agak sulit makan. Jadi rasanya kalau diajak berpuasa mungkin tidak akan sulit. Tapi kalau Fayda, anaknya doyan makan, kira-kira sanggup enggak ya?

Monday, June 12, 2017

Takjil Favorit Farras & Fayda

Assalamualaikum...
Lama sudah saya tidak posting untuk blog ini. Maafkan :)
Alhamdulillah bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke 17. Tak terasa ya.... Semoga ibadah puasa kita, juga ibadah-ibadah lainnya di bulan Ramadhan ini diterima Allah SWT. Dan kita menjadi insan yang semakin bertaqwa. Aamiin. YRA.

Perbincangan bulan Ramadhan biasanya tidak jauh dari perbincangan mengenai menu berbuka puasa atau takjil buka puasa. Dan ngomong-ngomong tentang takjil buka puasa, ada satu takjil buka puasa favorit anak-anak saya, Farras dan Fayda, yaitu bakwan. Hm... ya se-simple itu, hanya bakwan. Sepertinya berbuka puasa hanya dengan segelas teh manis hangat plus bakwan dan sambal kacangnya, sudah cukup bagi Farras dan Fayda. Kalau saya perhatikan, kesukaan anak-anak pada bakwan menurun dari ayahnya anak-anak. Iya, suami saya pun penggemar bakwan. Takjil buka puasa favoritnya pun adalah bakwan selain ketan bintul plus empal kuah daging.

Tuesday, April 25, 2017

{Random} Cerita tentang Farras

Alhamdulillah kini Farras sudah hendak masuk usia 11 tahun dan sudah berada di kelas 5 SD, sebentar lagi berada di kelas 6 SD. Tak terasa perjalanan waktu dari mulai Farras masuk SD sampai sekarang begitu cepat. Banyak hal yang sudah Farras lewati bersama teman-temannya di sekolah. Dari mulai kelas satu sampai sekarang, yang kebetulan teman-teman sekelas Farras dari kelas satu sampai kelas lima tidak/belum pernah di rolling. Jadi sudah selama 5 tahun Farras bersinggungan dengan teman-teman sekelasnya. Banyak cerita dan kejadian yang Farras alami, yang akhirnya kami sebagai orang tua ikut terseret karena prilaku anak-anak. Cerita gembira, konyol, jengkel, kesal dan marah menyatu, memberikan efek terkadang tertawa terpingkal-pingkal, terkadang cemberut.

Friday, April 21, 2017

Farras dan Minatnya


Kesukaan Farras pada bola sudah terlihat sejak Farras kecil. Di usia satu tahun, mainan yang selalu Farras inginkan adalah bola atau balon. Makanya mainan yang Farras punya kebanyakan adalah yang berbentuk bola. Ada sih, mainan seperti mobil-mobilan, kereta api atau yang lainnya, namun lebih didominasi oleh mainan berbentuk bola. 

Saya pikir, nanti jika agak besar, mungkin sudah tidak terlalu suka lagi pada mainan bola atau balon. Namun ternyata, ketika masuk Kelompok Bermain, TK, bahkan SD pun Farras masih tertarik pada bola. Jadi memang tidak salah jika olahraga yang Farras sukai adalah bermain bola.

Thursday, February 23, 2017

Antara Olahraga, Pola Makan dan Diabetes

Hari ini Farras sedang ikut O2SN SD cabang Pencak Silat tingkat kecamatan Serang. Hari sebelumnya Farras dipercaya untuk ikut OSN bidang studi IPA namun gagal melaju ke tingkat kabupaten/kota. Farras berada di posisi 9 se-kecamatan Serang, sementara yang diikutkan dalam lomba tingkat kabupaten hanya peringkat 1 s/d 3. Saya sempat frustasi, karena persiapan Farras sudah matang, dan soal-soal yang keluar pun tidak berbeda jauh dengan yang dibahas Farras di rumah, Farras pun bilang soalnya gampang-gampang kok Bu... Soal mulai dikerjakan jam 09.00 WIB dan Farras sudah selesai jam 09.30 WIB, itu pun sudah Farras periksa berulang kali, sampai 7 kali. Dan saking seringnya dikoreksi lagi, Farras sampai hapal soal-soal esai-nya dan jawabannnya. Dan jawabannya pun betul. Itu cerita versi Farras dan saya percaya. Namun mengenai hasil, saya tidak tahu apa-apa. Sementara Farrasnya sendiri nyelow aja... :) gak merasa beban atau merasa gak enak karena tidak berhasil melaju ke tingkat selanjutnya. Ya... sudahlah mungkin memang belum waktunya...



Tuesday, February 21, 2017

Supaya Anak Berkembang Secara Optimal

Farras waktu belajar mengenal huruf

Perkembangan setiap anak berbeda-beda, tentunya semua sudah paham. Namun kedua anak saya, Farras dan Fayda perkembangannya tidak jauh berbeda. Mereka sama-sama bisa berjalan di usia 14 bulan, bisa berbicara pun di usia yang sama, begitu pun dengan membaca. Hanya berbeda beberapa bulan. Farras bisa membaca di usia 3 tahun, Fayda sudah bisa membaca di usia 3,5 tahun, karena memang saya mengajari anak-anak saya dengan tahap-tahap yang sama. Tinggal bagaimana kemampuan kedua anak saya dalam memahami apa yang saya ajari. Saya sering mengajak dan mengajarkan mereka berbicara, menyanyi, dll. Sehingga perkembangan bicara anak-anak saya berkembang dengan baik. Di usia kurang dari 2 tahun, saya sudah mengenalkan mereka dengan huruf, angka dan huruf hijahiya. Ketika Farras tidak bisa merangkak, hanya bisa ngesot, saya latih pelan-pelan, dan akhirnya Farras bisa merangkak. Yang konon katanya fase merangkak ini tidak boleh terlewati oleh anak. Hanya kebisaan Farras merangkak tidak lama, Farras langsung belajar berdiri, berjalan berpegangan dan akhirnya bisa berjalan sendiri. Kalau Fayda, memang tidak ngesot, dia bisa langsung merangkak.

Tuesday, February 14, 2017

Menyusui dengan ASI Melimpah

Dulu... sewaktu saya masih memberikan ASI pada Farras dan Fayda, ASI saya tidak melimpah ruah, alias biasa saja. Namun Alhamdulillah cukup untuk Farras dan Fayda sampai mereka disapih di usia 2 tahun lebih. Walaupun ASI saya cukup untuk Farras dan Fayda, sempat dulu saya bertanya-tanya, kenapa ASI saya tidak melimpah seperti ibu-ibu yang lain? Padahal makanan dan minuman selama saya menyusui, saya jaga dengan baik, dalam artian, saya tidak pernah makan dan minum sembarangan, selalu memakan makanan yang bergizi, bahkan sempat meminum suplemen pelancar ASI, tapi ASI saya masih dalam jumlah yang biasa-biasa saja. Walaupun cukup, sebenarnya saya sempat kewalahan dalam menyusui Farras yang 'rakus' pada ASI saya. Kalau Fayda terbilang biasa saja dalam menyusu.

Friday, January 20, 2017

Farras : Jelajah 3 Museum di Jakarta

Sebelumnya saya pernah bercerita tentang perlengkapan yang Farras bawa ketika kemah. Dan ketika acara kemah belum berakhir, Farras langsung ikut kegiatan yang lain yaitu perjalanan menyusuri museum yang ada di Jakarta. Diantaranya adalah museum Bank Indonesia, museum Jakarta dan museum Nasional. Kegiatan ini yang mengadakan adalah museum Negeri Banten. Dan ada dua orang perwakilan dari tiap sekolah, laki-laki dan perempuan. Kebetulan anak laki-laki yang dipilih oleh sekolah untuk jelajah museum ini adalah Farras. Alhamdulillah saya senang Farras mendapatkan kesempatan mengunjungi banyak museum dalam satu hari, gratis pula hehehe... Selain gratis, dapat uang saku, T-Shirt dan tas yang kualitasnya bagus :)

Wednesday, January 11, 2017

Perlengkapan yang Dibawa Saat Anak Kemah

Sebenarnya ini adalah cerita yang udah lumayan lama, Tapi tak apalah, sebagai kenang-kenangan saya dan Farras kelak, siapa tahu bermanfaat untuk yang membaca :) 

Bulan Oktober 2016 kemarin, Farras ikut LT (Lomba Tingkat) 1 Pramuka di sekolahnya, kemah selama semalam di sekolah. Lumayan banyak kegiatannya. Sayangnya saat acara kemah, hujan turun tak henti-henti, sehingga anak-anak Pramuka tidak bisa mengadakan api unggun. Sebagian kegiatan pun dilaksanakan bukan di lapangan sekolah, tapi di ruang aula. Seperti kegiatan baris berbaris, dan kegiatan lainnya.

Tuesday, January 10, 2017

Liburan di Rumah Saja? Ini Yang Saya Lakukan bersama Anak-Anak

Liburan semester ini, saya dan suami tidak punya rencana kemana-mana. Alasan utamanya tidak ada dana wkwkwk.... Boro-boro mau ke Bali Sanur hihihihi.... Mudah-mudahan suatu saat nanti kami bisa berlibur ke Bali khusunya ke pantai Sanur, Bali :) Amin-kan doong... :) Walaupun liburan di rumah saja, saya tidak ingin anak-anak tidak bisa menghabiskan liburannya dengan ceria. Saya pikir, liburan di rumah juga bisa menyenangkan, asalkan mengisi liburan dengan kegiatan yang sesuai dengan hobi anak-anak.

Kebetulan Farras sedang tertarik pada sepak bola dan layangan. Jadi hampir setiap pagi, Farras mengajak ayahnya main bola di alun-alun kota Serang, sementara Fayda, karena dia masih selalu ngekorin kakaknya, Fayda pun ikut main bola :) Selain sepak bola dan main layangan, Farras pun sedang senang berenang. Liburan hari pertama, Farras dan Fayda sudah berenang diajak budenya, namun sepertinya mereka masih belum puas. Hari Minggu kemarin pun Farras sudah 'main air' lagi, di Pantai Sirih Anyer, bukan di pantai Sanur, Bali (teuteup omongannya pantai Sanur, Bali) wkwkwk, tapi Fayda tidak ikut. Sepertinya memang kurang seru, kalau adeknya tidak ikut serta. Mungkin nanati, ketika weekend, saya akan mengajak anak-anak untuk berenang lagi.


Thursday, December 08, 2016

Boleh Kok Anak-Anak Bermain Hujan, Asalkan....


Sudah musim penghujan. Beberapa hari ini hujan turun terus menerus di kota saya. Terkadang tiga hari berturut-turut. Dan ini yang disukai anak-anak. Musim hujan dan boleh bermain hujan :)

Seperti kejadian kemarin, ketika hujan turun cukup deras. Fayda, anak kedua saya, meminta untuk bermain hujan-hujanan di luar. Ayahnya melarang, karena kebetulan Fayda baru selesai disuntik imunisasi tetanus dalam acara BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) di sekolahnya. Ayahnya Fayda khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya sakit. Karena memang tangan bekas suntikannya masih terasa pegal. Akibat larangan tersebut, Fayda cuma bisa cemberut. Fayda tidak banyak protes, karena alasan ayahnya masuk akal dan saya pun mengiyakan alasan suami saya.

Thursday, September 29, 2016

Ingin Anak Menjadi Pintar? Ajak Berolahraga!

Ingin Anak Menjadi Pintar? Ajak Berolahraga! Anak pertama saya, Farras sangatlah aktif sejak kecil. Di usia tiga tahun, sudah membuat guru Kobernya kewalahan. Dulu saya sempat berpikir, kapan ya anak saya gak lagi pecicilan. Oh.. mungkin nanti ketika dia masuk SD, pecicilannya akan berkurang. Ternyata enggak, bahkan sampai sekarang, yang sudah kelas 5 SD. Dan sepertinya, anak aktif itu gak bisa sekonyong-konyong berhenti aktifnya. Saya berpikir, apa ya... yang bisa membuat energi anak saya bisa tersalurkan. Karena memang anak aktif itu, energi yang dia punya berlebih, sehingga harus disalurkan.


Akhirnya di usia 4 tahun lebih, Farras masuk Karate, itu pun atas keinginannya, tidak dipaksa. Ayahnya yang mengenalkan olahraga Karate pada Farras, yang akhirnya membuat Farras tertarik untuk ikut latihan Karate. Seminggu dua kali Farras latihan Karate. Beberapa tahun Farras ikut Karate, sampai sabuk cokelat, Farras minta berhenti Karate.