بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ-
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Alhamdulillah postingan pertama di tahun 2018 ini mengenai Metode Menghafal Al-Qur'an dalam Al-Qur'an.
Postingan ini melanjutkan resolusi 2018 saya yang bisa teman-teman baca disini yang salah satu resolusinya adalah menghafal Al-Qur'an.
Metode menghafal Al-Qur'an yang akan saya tuliskan ini adalah hasil mendengarkan kajian dari Ustadz Adi Hidayat, LC, MA melalui channel Akhyar TV di Facebook.
Seperti kita ketahui, sekarang ini sudah banyak metode-metode dalam menghafal Al-Qur'an. Saya pernah mencoba menghafal dengan menggunakan metode Tikrar, namun tidak tuntas :(. Saya juga pernah membaca di blog teman tentang metode menghafal Al-Qur'an, namun tidak begitu rinci, sehingga saya belum memahami secara detil.
Metode menghafal Al-Qur'an yang ustadz Adi Hidayat paparkan ini adalah metode menghafal Al-Qur'an yang ada dalam Al-Qur'annya itu sendiri. Setelah saya mendengarkan kajian Ustadz Adi Hidayat mengenai Manhaj Menghafal Al-Qur'an dalam Al-Qur'an, saya bisa mengambil kesimpulan kenapa ketika saya mulai menghafal Al-Qur'an menggunakan metode Tikrar tidak tuntas, ada beberapa hal yang memang harus dipersiapkan jika ingin memulai menghafal Al-Qur'an. Nanti akan saya uraikan apa saja hal-hal yang harus kita persiapkan supaya kita bisa menjadi ahli Al-Qur'an.
