Andai hutan bisa bicara, kira-kira apa yang akan dikatakannya kepada kita?
Mungkin ia tidak akan marah.
Mungkin juga tidak akan menyalahkan siapa-siapa.
Barangkali ia hanya akan berkata pelan,
“Tolong, jangan rusak aku.”
Sederhana sekali kalimatnya.
Tetapi kalau kita mau berhenti sebentar dan memikirkannya, kalimat itu terasa cukup dalam.
Karena hutan sudah begitu banyak memberikan sesuatu untuk kehidupan kita. Udara yang kita hirup, air yang kita butuhkan, tanah yang kita pijak, sampai berbagai hasil hutan yang bisa memberikan penghidupan bagi banyak orang.
Hutan memberi tanpa banyak meminta.
Lalu apa yang kita lakukan kepadanya?
Sebagian dari kita mungkin menjaganya.
Sebagian lagi mungkin tidak peduli.
Dan sebagian lainnya justru mengambil manfaat dari hutan tanpa memikirkan apa yang akan terjadi setelahnya.





