Saya adalah salah satu dari sekian banyak ibu yang menjalani profesi dan hobi secara bersamaan, yang mana kegiatan saya itu membutuhkan sebuah perangkat atau alat yang bernama komputer atau laptop.
Profesi
Pertama kali saya mulai bekerja di salah satu BUMN yang ada di kota saya, Serang, saya langsung ditempatkan di bagian keuangan dan memegang suatu sistem keuangan yang disebut dengan SSK (Sub Sistem Keuangan), dan sistem tersebut berada dalam perangkat komputer. Saya masuk kerja tahun 2000 dan komputer yang ada di tempat kerja saya masih komputer dengan layar cembung dengan bagian belakang yang menonjol, beserta CPU plus printer yang besarnya ampun-ampunan dengan suara yang bising. Ya.. laporan keuangan yang saya buat menggunakan komputer SSK tersebut masih memakai kertas continous form yang sambung menyambung itu lho... dengan ukuran kertas yang paling besar (saya lupa ukuran kertasnya berapa), sehingga printer-nya pun printer yang besar.
Profesi
Pertama kali saya mulai bekerja di salah satu BUMN yang ada di kota saya, Serang, saya langsung ditempatkan di bagian keuangan dan memegang suatu sistem keuangan yang disebut dengan SSK (Sub Sistem Keuangan), dan sistem tersebut berada dalam perangkat komputer. Saya masuk kerja tahun 2000 dan komputer yang ada di tempat kerja saya masih komputer dengan layar cembung dengan bagian belakang yang menonjol, beserta CPU plus printer yang besarnya ampun-ampunan dengan suara yang bising. Ya.. laporan keuangan yang saya buat menggunakan komputer SSK tersebut masih memakai kertas continous form yang sambung menyambung itu lho... dengan ukuran kertas yang paling besar (saya lupa ukuran kertasnya berapa), sehingga printer-nya pun printer yang besar.