Monday, February 22, 2016

Menulis Novel Bersama Smart Writer

sumber

Sejak duduk di sekolah dasar, saya sudah suka menulis tepatnya mengarang. Menginjak SMP sudah mulai belajar membuat puisi dan sempat pula ikut lomba baca puisi tingkat SMP. Saat SMA, ikut ekstrakulikuler Mading dan mulai membuat cerpen walaupun sama sekali buta tentang tehnik-tehnik menulis cerpen, dan dengan nekatnya mengirimkan pada media.

Di tahun 2012, mengenal blog. Merasa menemukan passion yang telah lama hilang. Kegiatan menulis saya mulai lagi setelah saya ngeblog. Dari blog lah akhirnya saya memiliki 3 buah buku antologi bersama teman-teman blogger, dan pernah sekali tulisan saya dimuat di koran Republika Leisure rubrik Buah Hati, semuanya di tahun 2014.

Blogger Bicara Parenting, buku antologi pertama saya :)


Jejak Langkah Penulis, buku antologi kedua saya :)


Hati Ibu Seluas Samudra, buku antologi ketiga saya :)



Leisure Republika Rubrik Buah Hati
Dari blog pulalah saya menemukan komunitas-komunitas yang diantaranya komunitas menulis fiksi. Saya yang dulu suka menulis fiksi dan sempat terhenti, akhirnya mulai menulis fiksi lagi. Walaupun tulisan fiksi saya jauh dari kata baik dan bagus. Merasa kemampuan menulis fiksi saya buruk, tapi saya tertarik pada fiksi yang sempat membuat saya berpikir untuk bisa membukukan karya fiksi saya, entah itu berupa kumpulan cerpen atau bahkan novel. Sementara buku antologi non fiksi saya sudah punya, saya pun harus mewujudan keinginan saya untuk memiliki buku fiksi, akhirnya saya memutuskan untuk ikut kelas menulis fiksi.

Sempat mencari kursus menulis fiksi online, tapi belum ada yang sepertinya sreg di hati. Kenapa saya lebih memilih online? Karena saya pikir, waktunya lebih fleksibel, mengingat saya adalah ibu bekerja yang memiliki 2 orang anak, yang mana pasti terbentur akan waktu. Sempat pula ikut kelas menulis cerpen di Rumah Dunia asuhan Gol A Gong yang diadakan tiap minggu, yang akhirnya tidak setiap minggu saya bisa hadir. Ada beberapa hari minggu dimana saya tidak hadir yang membuat ilmu yang saya peroleh tidak maksimal.

Menimbang, mengingat dan memutuskan *muehehe* keinginan saya yang besar untuk bisa memiliki buku novel sendiri, setelah mendapat persetujuan sang Imam di rumah a.k.a suami, akhirnya saya bertemu dengan Smart Writer yang dibimbing oleh dua orang penulis cantik yang sudah memiliki puluhan buku fiksi dan non fiksi yaitu Riawani Elyta dan Leyla Hana. Dengan mantap saya mendaftarkan diri untuk menjadi murid duo mba kece ini :) Gak tanggung-tanggung saya daftar yang super eksklusif, saking pengennya punya novel. Tapi sampai sekarang belum kelar-kelar, ternyata membuat novel itu susaaah ya... bagi saya sih, soalnya baru pertama kali membuat, belum berpengalaman. Tentu berbeda dengan mba Ria dan mba Leyla yang sudah berpengalaman dan beberapa kali menang dalam ajang lomba menulis fiksi. Tapi saya yakin, dibimbing oleh dua tutor dari Smart Writer ini, novel saya akan selesai tepat waktu, iya kan mba Ria dan mba Leyla? *kedip2* :D Dan ternyata usia kelas menulis online Smart Writer ini sudah menjejak usia setahun. Waah... hebat, masih bisa dan tetap eksis, dengan puluhan murid yang menimba ilmu disini. Semoga terus berjaya, bukan hanya sampai usia dua, tiga atau empat tahun. Tapi sampai terus... terus... dan terus... Dan memberikan ilmu yang bermanfaat, support, pengarahan bagi para calon penulis novel, bagi para pemula seperti saya yang ingin memiliki novel karya sendiri dan tentunya bisa diterbitkan. Dan saya yakin kelas menulis online Smart Writer ini juga membantu murid-muridnya dalam hal menerbitkan novelnya jika sudah jadi/selesai.

Berkat Smart Writer ini, saya jadi tahu tahapan-tahapan dalam menulis sebuah fiksi. Apa saja yang harus saya kerjakan terlebih dahulu, supaya fiksi saya nantinya tidak melenceng dari ide dasar. Terus terang, ilmu ini awalnya saya tidak tahu sama sekali. Tapi berkat adanya modul yang diberikan di kelas menulis online Smart Writer ini, saya jadi tahu. Ini akan menjadi pegangan saya jika saya hendak menulis fiksi. Kalau ide membuat fiksi sih, udah banyak bergelantungan di kepala, tapi ya... namanya pemula, belum bisa menuangkannya secara menarik dan baik.

Setelah novel yang sedang jalan ini selesai, masih ada beberapa ide untuk novel-novel selanjutnya. Mudah-mudahan diberikan kemudahan. Aamiin.

Modul yang diberikan di kelas Smart Writer ini sangat berguna dan membantu sekali dalam memulai menulis fiksi. Ternyata begini toh langkah-langkah dalam menulis novel... Setelah sekian lama saya menyukai fiksi, ternyata saya baru tahu tahapan-tahapannya :)

Jadi buat saya, walaupun sudah punya 3 buku antologi, itu belum cukup. Masih kepengen punya buku lagi, lagi dan lagi. Apalagi novel, karena memang belum punya buku solo dan belum punya novel karya sendiri. Memiliki buku karya sendiri adalah keinginan terbesar saya karena menulis adalah passion buat saya. Dan saya merasa masih belum cukup jika hanya menulis di blog.

"Walaupun usia sudah tidak muda lagi, tapi cita-cita harus tetap membara" *ihirr* :D

25 comments:

  1. Moga suatu saat aku juga bisa menulis dan terbit buku :-)
    Inspiratif mbak

    ReplyDelete
  2. keren mbak udah bisa punya buku sendiri, iya kelas smart writer mantep, mentornya juga kece-kece *pengalaman*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah... masih blm punya buku solo. Semoga dgn ikut kelas ini, bisa menelurkan buku solo berupa novel. Aamiin. Mba Tetty novelnya sudah selesai?

      Delete
  3. Wah, keren Mak udah nerbitin buku. Aku masih membaca hihi! Ah smg bisa menyusul jejak mak Santi juga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah... blm seberapa. Semoga nanti bisa punya buku sendiri ya... Aamiin

      Delete
  4. aku sudah give up deh nulis novel fiksi... Tapi teteup semangat sih mengelola komunitas menulis Kampung Fiksi (halah, twit-nya aja rada terbengkalai)
    Semoga tercapai cita2 utk menulis cerita fiksi dan dibukukan ya ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ooh... mba Ria salah satu pengelola Kampung Fiksi? Bareng sama mba Winda ya?

      Delete
  5. buku antalogi pertama aku juga mbak :) walau tulisannya geje

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, kita sama2 ada di antologi Blogger Bicara Parenting :)

      Delete
  6. Semoga bisa setor calon naskah yg kedua ya mbaa :-)

    ReplyDelete
  7. Saya sudah menerbitkan lebih dari 20 buku solo dan antologi. Tahun 2016 ini sy ingin menulis novel.
    Kayaknya memang perlu kepada ahlinya
    Mau ikut juga ach
    Terima kasih telah menggugah saya
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakde sih bukunya udah banyak, keren pokoknya mah :)

      Delete
  8. Wah, keren. Semoga beruntung ya, Mba.

    ReplyDelete
  9. semoga cita2nya bikin novelnya terwujud ya mbak, aamiin

    ReplyDelete
  10. Semoga kesampean novel nya
    Dah lama ngak baca tulisan nya mas gol agong nich, cari di toko buku ah nanti :-)

    ReplyDelete
  11. Kereeen...kereeen...!!

    Semoga juara ya :)

    bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete

terima kasih sudah memberikan komentar, kritik dan saran