Thursday, April 03, 2014

Cerita Dari Farras 4


Suatu hari, Farras cerita pada ayahnya, dan ayahnya Farras pun cerita pada saya :), kalau Farras pernah protes pada Bu Gurunya tentang perbedaan jawaban antara jawaban Ibu Guru dengan jawaban Farras. Ada pertanyaan pilihan ganda :

Membantu orang tua termasuk :
Pilihannya ada Kewajiban anak dan Peran anak.
Farras menjawab Peran anak, sementara Bu Guru menjawab Kewajiban anak. Farras pun protes.
"Bu Guru, membantu orang tua itu adalah peran anak, bukan kewajiban anak. Kalau kewajiban anak, contohnya adalah belajar."
Dan Bu Guru pun menjawab : "Kalau membantu orang tua itu kewajiban anak, Farras.... bukan peran anak."
Walaupun sudah diberi penjelasan oleh Bu Gurunya, tapi Farras tetep keukeuh pada jawabannya. Akhirnya Bu Gurunya pasrah... hehehe....

Sampai rumah, Farras cerita pada Ayahnya, Ayahnya pun memberi penjelasan pada Farras. Setelah itu, suami saya bercerita lagi pada saya, dan saya pun memberi penjelasan juga pada Farras, penjelasan yang bisa dimengerti Farras.
"Kalau bunyi kalimatnya 'Membantu orang tua', itu adalah kewajiban anak, Farras. Tapi jika Farras disuruh memberi contoh Peran anak, maka contoh dari peran anak adalah misalnya membantu ibu mengasuh adik, membantu ayah mencuci motor, membantu ibu mecuci piring dsb, seperti yang pernah Farras baca di buku PKN. Jadi kali ini, jawaban Bu Guru yang benar, ngerti ya Farras?" Farras pun manggut-manggut :D

23 comments:

  1. Ya, jika disebut "peran", maka ada pekerjaan org lain di situ. Misalnya berperan dlm menjaga lingkungan kampung... kn ndak mungkin kita aja yg njaga.

    tp utk anak seumuran Farras, sikap kritisnya itu yg kita kasih jempol.

    ReplyDelete
  2. hehehehe,,,,manggut2 juga ah,apa kabar mbkkk????

    ReplyDelete
    Replies
    1. kabar baik. kemenong aja nih mak... bolak-balik mengunjungi blogmu, masih sepi hehehe... baik2 aja kan?

      Delete
  3. Farras selalu kritis ya Mak... hehehe
    Salut deh utk Farras :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, Farras kritis banget kalo ada hal2 yg tdk sependapat dgn dia, atau ada jawaban yg kurang memuaskannya, pasti akan dicecar terus...

      Delete
  4. Tetap pada jawaban yang dianggap benar termasuk anak yang cerdas. Mampu bepikir yang seperti itu.

    ReplyDelete
  5. Agak ngelibet juga sih ya mb pasti untuk anak2 pemahaman kaya gitu.abstrak soalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang belibet mak pelajaran anak SD skrg. Ada kewajiban anak, ada peran anak di rumah....

      Delete
  6. Yg jelas dan tepat, kewajiban anak mendoakan orang tua. Pasti gak protes, kan, Nak?. Hihihi

    ReplyDelete
  7. hihii...anak kecil mmg gitu ya mba.. klo ga sama dg pemikirannya lgsg protes. anakku juga.. malah dia itu tukang protes kalo apa yg dibilang orangtuanya ga sama dengan gurunya. padahal maksudnya sama :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak... malah kadang ada anak yg lebih percaya jawaban guru ya, daripada jawaban ortu :d

      Delete
  8. pelajarannya pascal juga nih mbak di kelas 2

    ReplyDelete
  9. Farras akan makin cerdas. Orangtuanya juga harus terus belajar agar makin sigap menjawab pertanyaan2nya. Untungnya Farras bisa menerima ya mbak :)

    ReplyDelete
  10. anak-anak selalu punya pemikiran yang luar biasa...
    semoga kita sebagai orang tua dapat memberikan pengertian/penjelasan agar mudah di mengerti

    ReplyDelete
  11. anak2 saya kayaknya gak belajar ttg peran anak di sekolahnya. Tapi, bagus deh, gak bikin anak saya bingung hihi

    ReplyDelete
  12. Itu artinya Farras cerdas. Sungguh salut untuk Farras. Titip salam yaaa

    ReplyDelete

terima kasih sudah memberikan komentar, kritik dan saran