Monday, February 27, 2017

4 Jenis dan Desain Pintu yang Pas untuk Rumah Minimalis


Sebuah rumah dijual di Bandung dengan gaya minimalis berukuran kecil biasanya membutuhkan elemen-elemen pelengkap yang juga berdesain minimalis serta simpel. Salah satu yang dibutuhkan adalah desain pintu yang pas sehingga tidak banyak memakan tempat. Jika pemilihan bentuk serta tidak efisien dalam hal ukuran, rumah minimalis yang mungil bisa terasa tambah sempit.

Oleh karena itu, kita harus mengetahui desain pintu yang pas untuk rumah minimalis yang dimiliki. Berikut ini beberapa desain pintu yang pas dan bisa dijadikan referensi.

Pintu Engsel

Pintu engsel merupakan desain yang paling umum digunakan untuk segala jenis rumah, termasuk untuk rumah minimalis. Pintu jenis ini dibuka dan ditutup dengan cara didorong dan ditarik secara horizontal.

Mengapa disebut pintu engsel? Sebab desain pintu ini dilengkapi dengan engsel di permukaan belakangnya. Engsel itu sendiri ditempelkan pada kusen pintu sehingga dapat bergerak terbuka dan tertutup.

Ukurannya bemacam-macam, ada yang besar dan ada pula yang kecil. Pilihlah ukuran pintu yang sesuai dengan kebutuhan rumah mungil kita agar tidak membuat rumah jadi sulit ditata.

Pintu Geser

Pintu yang satu ini sangat efisien dalam menghemat untuk sebuah rumah mungil. Lahan yang tadinya disisakan untuk pintu saat dalam kedaan terbuka bisa ditempati barang lain. Ruangan di dalam rumah pun jadi sedikit lebih lega.

Pintu yang satu ini dibuka dan ditutup dengan cara digeser ke kiri dan ke kanan. Supaya bisa dibuka dengan leluasa, sebuah rolling rail ditempatkan pada bagian atas pintu, tepatnya tertempel pada dinding.

Desain pintu ini namun tidak cocok jika diaplikasikan untuk eksterior rumah. Kamar tidur, kamar mandi, dan ruangan interior lainnya masih bisa ditutupi dengan pintu yang satu ini.

Pintu Pocket

Hampir sama seperti pintu geser, pintu pocket pun merupakan pilihan yang baik untuk sebuah rumah minimalis. Desain, bentuk, dan sifatnya memang hampir sama dengan pintu geser. Perbedaannya hanya terletak pada kantong yang berada di sisi dinding tempat masuknya pintu tersebut.

Baik pintu pocket atau geser bisa didesain dalam bentuk single door atau pun double door. Pintu yang satu ini selain bisa dijadikan pintu ruangan juga bermanfaat sebagai pintu lemari built-in di kamar tidur atau pun area dapur.

Pintu Dutch

Desain pintu yang satu ini aslinya digunakan pada rumah-rumah tradisional kolonial zaman dulu. Desainnya cukup unik karena pintu terbagi menjadi dua bagian, atas dan bawah yang bisa dibuka salah satu atau dua-duanya.


Bentuknya simpel, sifatnya juga sangat fungsional. Maka dari itu pintu desain dutch cocok untuk dipilih sebagai pintu untuk rumah mungil kita. Kita bisa menaruhnya sebagai pintu dapur yang mengarah ke halaman belakang rumah. 

Thursday, February 23, 2017

Antara Olahraga, Pola Makan dan Diabetes

Hari ini Farras sedang ikut O2SN SD cabang Pencak Silat tingkat kecamatan Serang. Hari sebelumnya Farras dipercaya untuk ikut OSN bidang studi IPA namun gagal melaju ke tingkat kabupaten/kota. Farras berada di posisi 9 se-kecamatan Serang, sementara yang diikutkan dalam lomba tingkat kabupaten hanya peringkat 1 s/d 3. Saya sempat frustasi, karena persiapan Farras sudah matang, dan soal-soal yang keluar pun tidak berbeda jauh dengan yang dibahas Farras di rumah, Farras pun bilang soalnya gampang-gampang kok Bu... Soal mulai dikerjakan jam 09.00 WIB dan Farras sudah selesai jam 09.30 WIB, itu pun sudah Farras periksa berulang kali, sampai 7 kali. Dan saking seringnya dikoreksi lagi, Farras sampai hapal soal-soal esai-nya dan jawabannnya. Dan jawabannya pun betul. Itu cerita versi Farras dan saya percaya. Namun mengenai hasil, saya tidak tahu apa-apa. Sementara Farrasnya sendiri nyelow aja... :) gak merasa beban atau merasa gak enak karena tidak berhasil melaju ke tingkat selanjutnya. Ya... sudahlah mungkin memang belum waktunya...



Wednesday, February 22, 2017

Perkembangan Pakaian Muslimah

Perkembangan pakaian muslimah sekarang ini patut diapresiasi, begitu pula dengan perkembangan jilbab. Namun begitu, sebagai muslimah yang ingin sempurna dalam menjalankan perintah Allah SWT, tentunya harus pula bisa memilih pakaian muslimah yang sesuai dengan tuntunan agama, diantaranya tidak ketat, tidak transparan dan tidak menyerupai laki-laki. Karena banyak juga pakaian muslimah yang tidak sesuai dengan tuntunan agama Islam.

Mendapatkan pakaian muslimah dan jilbabnya pun sekarang ini sudah mudah didapatkan. Toko-toko online pun semakin semarak dengan menjual berbagai macam model pakaian muslimah. Salah satunya adalah fashion muslimah di Tokopedia. Juga dengan koleksi jilbab khimar-nya. Dengan melihat dan memilih beraneka fashion dan jilbab di toko online yang beraneka ragam, siapa yang tidak tertarik? :)

Tuesday, February 21, 2017

Supaya Anak Berkembang Secara Optimal

Farras waktu belajar mengenal huruf

Perkembangan setiap anak berbeda-beda, tentunya semua sudah paham. Namun kedua anak saya, Farras dan Fayda perkembangannya tidak jauh berbeda. Mereka sama-sama bisa berjalan di usia 14 bulan, bisa berbicara pun di usia yang sama, begitu pun dengan membaca. Hanya berbeda beberapa bulan. Farras bisa membaca di usia 3 tahun, Fayda sudah bisa membaca di usia 3,5 tahun, karena memang saya mengajari anak-anak saya dengan tahap-tahap yang sama. Tinggal bagaimana kemampuan kedua anak saya dalam memahami apa yang saya ajari. Saya sering mengajak dan mengajarkan mereka berbicara, menyanyi, dll. Sehingga perkembangan bicara anak-anak saya berkembang dengan baik. Di usia kurang dari 2 tahun, saya sudah mengenalkan mereka dengan huruf, angka dan huruf hijahiya. Ketika Farras tidak bisa merangkak, hanya bisa ngesot, saya latih pelan-pelan, dan akhirnya Farras bisa merangkak. Yang konon katanya fase merangkak ini tidak boleh terlewati oleh anak. Hanya kebisaan Farras merangkak tidak lama, Farras langsung belajar berdiri, berjalan berpegangan dan akhirnya bisa berjalan sendiri. Kalau Fayda, memang tidak ngesot, dia bisa langsung merangkak.

Tuesday, February 14, 2017

Menyusui dengan ASI Melimpah

Dulu... sewaktu saya masih memberikan ASI pada Farras dan Fayda, ASI saya tidak melimpah ruah, alias biasa saja. Namun Alhamdulillah cukup untuk Farras dan Fayda sampai mereka disapih di usia 2 tahun lebih. Walaupun ASI saya cukup untuk Farras dan Fayda, sempat dulu saya bertanya-tanya, kenapa ASI saya tidak melimpah seperti ibu-ibu yang lain? Padahal makanan dan minuman selama saya menyusui, saya jaga dengan baik, dalam artian, saya tidak pernah makan dan minum sembarangan, selalu memakan makanan yang bergizi, bahkan sempat meminum suplemen pelancar ASI, tapi ASI saya masih dalam jumlah yang biasa-biasa saja. Walaupun cukup, sebenarnya saya sempat kewalahan dalam menyusui Farras yang 'rakus' pada ASI saya. Kalau Fayda terbilang biasa saja dalam menyusu.

Thursday, February 09, 2017

Hati-Hati Ketuban Pecah!


Sudah dua kali saya mengandung. Hamil anak pertama tahun 2005, dan hamil anak kedua tahun 2009. Selama dua kali hamil, saya tidak pernah menemukan kendala, atau harus mengatasi kehamilan yang rewel atau kehamilan yang parah. Bahkan untuk merasakan ngidam pun saya tidak pernah. Semua kehamilan saya berjalan baik-baik saja, dan enjoy.

Banyak kebiasaan-kebiasaan yang saya ubah begitu tahu saya hamil. Menjaga pola  makan yang sehat, menjaga ucapan dan pendengaran, ucapan dan pendengaran yang akan berujung pada gosip saya jauhkan, meningkatkan ibadah, menjaga diri dari lingkungan yang tidak sehat, seperti lingkungan yang penuh asap rokok, dll. Semua itu saya lakukan agar saya sehat. Saya selalu menjaga supaya selalu berpikir positif dan hati yang senang. Dengan begitu, janin yang ada dalam perut saya pun selalu sehat. Saya tahu, bahwa kehamilan memiliki resiko-resiko jika kita sebagai ibu hamil tidak bisa menjaganya dengan baik, seperti ketuban pecah. Ada beberapa faktor terjadinya ketuban pecah. Walaupun dulu selama hamil (dua kali hamil), saya tidak pernah mengalami ketuban pecah, namun saya akan merasa khawatir jika ada adik, adik ipar, teman atau saudara dekat yang mengalami ketuban pecah terlebih dahulu, karena hal ini bisa menimbulkan dampak buruk buat ibu hamil, apalagi jika persalinannya masih jauh.