Friday, April 12, 2013

[BeraniCerita #07] Si Pendiam yang Aneh

Aku bingung melihatnya. Orang-orang bilang, dia waras, tapi penampilannya kumal, rambut acak-acakan, dan jarang berbicara tapi sorot matanya tajam. Kadang aku suka takut jika berpapasan dengannya, apalagi jika tanpa sengaja melihat sorot matanya. Aku suka jengah jika dia suka memperhatikan aku dengan sorot matanya yang tajam itu. Aku gak tahu dimana dia tinggal, tapi dia sering berkeliaran di lingkungan rumahku.
 
Suatu sore, tanpa sengaja aku berpapasan lagi dengannya, hatiku sudah dag-dig-dug tak karuan karena takut. Seperti biasa jika dia berpapasan denganku, dia selalu memandang aku dengan sorot matanya yang tajam. Aku hendak berlari, tapi dia menghalangi langkahku. Aku tercekat. Kaget. Takut. ” Ya… Tuhan, lindungi aku dari orang ini, jika dia mau berbuat jahat padaku.” Batinku meminta pertolongan Yang Maha Kuasa.

“Mila…. “ sapanya tanpa kuduga.  
“Ya.. Tuhan, dia tahu namaku. Darimana dia tahu?” batin ku tambah tak karuan.
“ Benarkan kau Mila?” dia bertanya.
Aku mengangguk.
“Mila anaknya Bu Romlah?” tanyanya lagi.
Aku kembali mengangguk, dalam kebingungan.
“Milaaaa………” dia mau memelukku.
Aku menghindar. Dia terlihat kecewa. Aku jadi tambah bingung,kalut,takut.
“Mila, tak maukah kau memelukku? aku ayahmu, Mila….” dia berbicara sambil menunduk.
“Aaaaapaaaaa…………?”

#words = 183#

33 comments:

  1. hehehe... kayaknya pergi entah kemana deh.. :)

    ReplyDelete
  2. lho pak ini lho, adiknya Mila lagi nge-blog [BeraniCerita #07] sambil ngopi

    ReplyDelete
  3. jiahaha...ternyata si bapak itu... (tidak berani melanjutkan..hehe)

    numpang lewat mbak...
    salam kenal ya ^^

    ReplyDelete
  4. Salam kenal juga, makasih dah mampir :)

    ReplyDelete
  5. anaku di mana..anaku di mana...?? hahahaha

    keren deh idenya !

    ReplyDelete
  6. Hahahaha.... itu sih, filmnya si Unyil ya, mba...

    ReplyDelete
  7. Ini bapak, nak! Ap-paahhh!? *Ulangi sekali lagi! App... Paahhh!? *ulangi lagi?

    Ampe khatam baca, gue ikut2an histeris. Apppahhh! *ulang! App... Udah deh, ah! Hehehe, ceritanya keren!

    Apah!!?!

    ReplyDelete
  8. @ eksak : apah...? hehehe... makasih ya...

    ReplyDelete
  9. Bagus mbak ceritanya.. Bener2 'si pendiam yang aneh'..

    Selebihnya sama dengan komen mbak Nurus tentang tanda baca, biar pembaca makin enak bacanya mbak :)

    ReplyDelete
  10. Berkunjung ke blognya sahabat dan tidak lupa meninggalkan komentar dan followersnya, kalau ada waktu luang di tunggu kunjungan dan followersnya di blog "Karya Kuring Haratis"

    Terimakasih, salam blogger mania...

    ReplyDelete
  11. Nice Story^^ Mampir ke blog saya kakaa;;)

    ReplyDelete
  12. Saya ya kalau begitu juga kabur, hoho. Sukses ya mb FFnya :)

    ReplyDelete
  13. hoalaahhh... ternyata dia... *dan kemudian hening*

    ReplyDelete
  14. @ Digen Yuana Sakti Ariansyah : Terima kasih. InsyaAllah akan terus selalu diperbaiki :)

    ReplyDelete
  15. @ M. Sofyan Daud : Terima kasih sudah berkunjung. Salam kembali

    ReplyDelete
  16. @ Rahainah Anggrayani : Makasih. Oce :)

    ReplyDelete
  17. @ Nchie Hanie : hehehe... melototnya jangan ke saya ya :)

    ReplyDelete
  18. @ Lautan Kata : hehehe... makasih udah mampir :)

    ReplyDelete
  19. @ Gen - Q : kabur kemana? hehehe... makasih

    ReplyDelete
  20. @ Ayu Citraningtias : eh iya ternyata, hehehe..

    ReplyDelete
  21. wah? bs pingsan di tempat nanti Mila :D

    ReplyDelete
  22. @ Jiah al jafara : bapak yg tidak perduli pada anaknya, awalnya

    ReplyDelete
  23. @ keke naima : untung ga pingsan hehehe...

    ReplyDelete
  24. wah bapaknya ternyata xixixi, kirain orang gila, " dimana anakku, dimana istriku " ;)

    ReplyDelete
  25. Salam kenal kembali, makasih sudah mampir :)

    ReplyDelete
  26. Apaaaa....? Keren nih. :D

    ReplyDelete

terima kasih sudah memberikan komentar, kritik dan saran