Saturday, November 14, 2015

Susu Untuk Tumbuh Kembang Anak

Memperhatikan tumbuh kembang kedua buah hati saya, yang laki-laki dan yang perempuan, berbeda sekali. Kalau Farras, dulu... sewaktu seusia Fayda, pertumbuhannya tidak secepat Fayda. Saat usia 5,5 tahun, Farras termasuk anak yang memiliki tubuh lumayan kecil. Tapi Fayda, di usianya yang sekarang menginjak 5,5 tahun, tubuhnya terbilang lumayan besar. Saya berpikir, kok bisa beda ya? Padahal makanan yang saya beri pada Farras dan Fayda tidak jauh berbeda. Apa karena Farras laki-laki dan Fayda perempuan? Tapi kayaknya bukan karena pengaruh gender deh....

Setelah saya pikir-pikir lagi, sepertinya karena pemberian susu yang cocok untuk Fayda. Sewaktu Farras lulus pemberian ASI eksklusif, saya memang tidak memberikan tambahan susu formula pada Farras. Pernah sih, sewaktu saya sakit selama 2 minggu, saat itu Farras berusia 9 bulan, saya memberi Farras susu formula, karena dokter menyarankan saya untuk sementara waktu tidak memberi ASI dulu karena pengaruh obat yang saya konsumsi. Akhirnya selama 2 minggu, Farras minum susu formula. Dan ketika saya sudah sembuh, saya coba memberikan ASI lagi pada Farras, Farras malah gak mau. Saat itu saya sediiih.... banget. Berasa 'dibuang' sama Farras. Saya nangis. Suami saya membesarkan hati saya, dicoba lagi aja nanti. Mungkin Farras sudah terbiasa dengan dot, makanya gak mau lagi sama puting ibunya. Saya gak berhenti mencoba, sampai akhirnya, ketika malam-malam Farras ingin menyusu, saya langsung beri ASI saya, eh... gak taunya Farras mau. Alhamdulillah. Saya senang. Dari situ, akhirnya Farras terus saya beri ASI tanpa tambahan susu formula sampai saatnya disapih yaitu di usia 2,5 tahun. 

Karena mungkin tidak saya beri tambahan susu formula, akhirnya Farras tidak mengenal yang namanya susu formula. Salah saya mungkin ya.... Hingga saat ini Farras emoh minum susu. Sewaktu Farras sekolah di Kober, Farras hanya minum susu kemasan dengan rasa buah. Itu pun sudah banyak susu rasa buah yang saya carikan dan pilihkan untuk Farras, dan akhirnya susu kemasan rasa buah itulah yang Farras suka dan mau. Selain susu kemasan rasa buah tersebut yang saya beri pada Farras, saya pun menyiasati dengan memberi Farras yogurt atau saya sering beri Farras es krim, supaya Farras tetap mendapatkan segala macam manfaat dari susu. Menjadi ibu memang harus penuh dengan siasat ya... Siasat yang tentunya baik untuk anak.

Berbeda dengan Fayda. Sejak lulus pemberian ASI eksklusif di usia 6 bulan, Fayda saya beri tambahan susu formula. Dan sampai sekarang, saya masih setia dengan susu formula Fayda, gak pernah ganti-ganti. Dan sepertinya susu formulanya cocok untuk Fayda. Karena Fayda jarang banget sakit lho... Saya percaya ini pengaruh dari susu formulanya yang cocok. Walaupun Farras juga termasuk anak yang jarang sakit. Tapi sampai di usianya yang sekarang ini, Fayda belum sekali pun ke dokter. Kalau Farras, pernah beberapa kali ke dokter, kalau tidak salah sekitar 3 kali pernah mengunjungi dokter. Kalaupun Fayda sakit, paling sekitar flu, batuk, pilek. Dan kalau Fayda terserang penyakit flu, batuk atau pilek, perlawanan tubuhnya tuh, kenceng banget. Tubuhnya seolah-olah melawan virus tersebut dengan kuat, sehingga sakitnya gak akan bertahan lama. Perlawanannya itu berupa seringnya Fayda bersin berbarengan dengan keluarnya lendir berupa ingus dari hidungnya yang lambat laun produksi lendirnya berkurang dan akhirnya hilang sama sekali. Disamping antibodinya yang bagus, pertumbuhan Fayda pun cenderung cepat. Badan Fayda lebih besar dibanding badan Farras ketika usianya sama dengan Fayda. Dalam waktu setahun, nomor baju Fayda pasti berubah/bertambah. Kalau Farras, gak mesti tiap tahun nomor bajunya berubah/bertambah.

Dan saya yakin, itu karena pemberian susu formula yang cocok untuk Fayda. 

Fayda usia 4 tahun

Farras usia 4 tahun


19 comments:

  1. dari fotonya Fayda terlihat lebih dewasa, padahal umurnya sama dengan Farras

    ReplyDelete
  2. Hmmmm gitu ya bunda.
    saya pernah diskusi sama teman kos klo pemberian sufor itu terkadang ya... terkadang membuat balita/batita gemuk. Enggak tau sih bener atau enggak.
    saat itu kami diskusi ya krena kami mhs akhir dan bbrp kali diskusi dgn tema parenting. Meski saya blm jadi mommy, sya kudu belajar hal kayak gini Bunda.

    Pemberian Asi ekslusif itu kan membangun hubungan psikologis anak-ibu, jadi kenapa pemberian asi itu penting bgt (ini tema kajian/diskusi kami kala itu).

    Gak papa bunda yg penting Fayda dan Farras sehat selalu. Sya doakan. Amin :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Makasih ya... terkadang memang ada sufor yg membuat balita/batta gemuk, mungkin kadar lemak yg terkandung dlm setiap sufor berbeda ya... Makanya saya bilang, sufornya cocok buat Fayda. Badan Fayda tdk terlihat gemuk, tapi malah berisi.

      Delete
  3. Anakku suka susu semua. Susu murni terutama. Badannya jadi gembul tapiii :((

    ReplyDelete
    Replies
    1. ajak olahraga mba, supaya badannya sekel :)

      Delete
  4. Iya sama kyk anakku yg kedua mbak, asi exclusive sampe 2,5 thn, jadilah dia ga kenal sufor. Akhirnya skrg minum susunya uht gtu yg rasa vanila. Ga mau yg formula

    ReplyDelete
  5. Anak-anak saya sejak kecil susah banget minum susu formula. Tapi tetep dikasih setelah ASIX. Soalnya aku masih sering ke luar. Abis 2 tahun, mereka sukanya minum susu UHT. Sampe sekarang deh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. yg penting udah dapet manfaat dari susu ya mba...

      Delete
  6. susu mmg bnyk mnfaatnya, terlbh utk tumbuh kmbang anak, .. :)

    ReplyDelete
  7. Waaaah, selain asi, susu formula juga banyak manfaatnya ya mbak :3 Jadi inget banget dulu waktu kecil kata ibukku aku doyan banget minum susu formula gitu wkwkwk :D

    ReplyDelete
  8. semoga si kecil tetap sehat, ya, Bunda.

    ReplyDelete
  9. Kalau susu kemasan itu kira-kira nutrisinya gimana ya mak?, kadang saya suka binggung, habis anak-anak suka banget yg kemasan.

    ReplyDelete
  10. lihat 2 anak ini gemes banget deh..senengnya ya..lengkap dah..punya putra dan putri yg sempurna :)

    ReplyDelete

terima kasih sudah memberikan komentar, kritik dan saran