Friday, January 27, 2017

Waspada Diabetes!



Semasa hidup, Alm. Ayah saya memiliki riwayat penyakit diabetes. Setelah diketahui bahwa ayah saya terindikasi penyakit diabetes, maka sejak saat itu beliau menjalankan perintah dokter dengan mengurangi segala macam makanan dan minuman yang mengandung gula yang akan mempengaruhi pada kenaikan gula darah beliau. Selain mengkonsumsi obat yang diberikan oleh dokter, ayah saya juga mengobati diabetesnya dengan obat-obatan dari alam. Kalau sebutan sekarang ini adalah herbal, berupa jamu-jamuan yang diracik oleh ibu saya. Tak terhitung segala macam tanaman herbal yang ayah saya konsumsi untuk kesembuhan penyakit diabetes beliau.

Selain itu, ayah saya pun mulai menakar makanan yang diasupnya. Menimbang nasi, bahkan memakan kentang sebagai ganti nasi. Padahal ayah saya adalah orang yang doyan makan. Kebayang ketika ayah harus membatasi makanannya, bahkan menghentikan memakan makanan kegemaran beliau, sungguh tak tega. Namun demi kesehatan dan kesembuhan ayah, semua itu harus beliau jalankan.

Jika ayah saya ingin mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis, ayah mengganti gula biasa dengan gula dari Tropicana Slim. Tahu kan ya, kalau Tropicana Slim adalah produk yang aman dikonsumsi bahkan oleh penderita diabetes sekalipun. Karena penderita diabetes kan, pastinya tidak mau hanya makan makanan yang tak ada rasanya atau hambar. Oleh karenanya ayah saya mempercayakan produk Tropicana Slim sebagai tambahan rasa pada makanan dan minumannya. Selain gula dari Tropicna Slim, ayah saya juga kadang-kadang membeli dan meminum sirup dari Tropicana Slim. Ayah saya dan juga ibu saya, sebagai penyaji makanan keluarga, khususnya makanan yang dikonsumsi ayah saya sehari-hari, harus tahu dan patuh pada makanan untuk diabetes itu apa saja, jangan sampai kecolongan. Karena kalau lengah sebentar saja, maka gula darahnya akan cepat naik. Memang sepertinya menderita ya, bagi penderita penyakit diabetes ini.

Saya sendiri pun khawatir terkena penyakit diabetes yang dibawa ayah saya, karena konon katanya jika ayah kita memiliki riwayat penyakit diabetes, maka kemungkinan besar anak perempuannya akan terkena pula penyakit diabetes ini. Untuk itu, menjaga kesehatan dan pola makan yang baik dan benar harus saya lakukan. Juga selalu kontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Gejala diabetes biasanya diawali dengan seringnya buang air kecil, saya ingat dulu ayah saya kalau malam hari sering buang air kecil, ini sudah merupakan tanda-tanda bahwa beliau memiliki diabetes, sering merasa haus juga suatu tanda tubuh kita terkena diabetes, luka yang sulit sembuh, selalu merasa lapar, sering kelelahan, dll. Jika diantara kita memiliki tanda-tanda tersebut, harus waspada dan segera cek ke lab, biomed atau dokter, supaya bisa mengantisipasi sedini mungkin jika tubuh kita ternyata terindikasi diabetes. Namun semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat ya teman-teman...

22 comments:

  1. Diabetes memang bikin merinding horor ya Mbak. BAnyak tetanggaku yg kena hiksss... semoga kita terhindar dengan pola hidup dan makan yg sehat

    ReplyDelete
  2. Ayahku juga diabetics mbak tapi beliau termasuk yg bandel. Kadang ibu sudah nyiapin racikan herbal atau makanan2 yg konon baik untuk diabetic tapi ogah dikonsumsi. Tapi belakangan ini beliau rajin mengkonsumsi rebusan daun insulin. Daunnya menanam sendiri di halaman rumah. Katanya alhamdulillah berkhasiat..
    Untuk pengganti gula sudah pakai tropicana slim

    ReplyDelete
  3. Dulu nenekku jg diabetes mba dan kadang bandel, katanya begini nih mba "gue hidup tinggal sebentar lagi, gue mau makan enak aja masa ngga boleh" dengan logat betawinya ��
    Katanya silang yaa diabetes ini... Moga sehat terus ya mba, nggak sakit apapun kita semua^^

    ReplyDelete
  4. Baca artikel ini jadi ketakutan, jangan-jangan aku juga punya tanda-tanda penyakit seperti itu. Ah penyakit yang bikin takut. Mengurangi minuman manis ,terasa berat sekali.

    ReplyDelete
  5. Ya Ampun,,, beliau harus mengganti nasi dengan kentang???Aduuuhhh,,,aku saja makan kentang kalau sudah 2 kali seminggu bisa eneg... Makasih ya mbak, infonya yang mencerahkan,,,aku coba kurangi mengkonsumsi gula deh,,,biar terhindar dari diabetes

    ReplyDelete
  6. Diabetes ada beberapa tingkarannya. Ada diabetes kering dan diabetes basah. Di google informasinya banyak sekali. Namun yang terutama di sini menjaga asupan dan pola makan kita agar sehar dan alami. Zat insulin dalam tubuh tidak dapat mengolah glokosa dalam tubuh hingga menimbulkan diabetes. Terima kasih sudah share. Salam hangat selalu dari POntianak. Kalimantan Barat

    ReplyDelete
  7. sama seperti saya mbak, juga keturunan diabetes. jadi menjaga pola hidup menjadi hal wajib

    ReplyDelete
  8. Kalau sudah terserang diabetes memang pusing ya Mbak. Serba salah, harus segala ditakar. Udah gitu efeknya kemana-mana. Syereem.

    ReplyDelete
  9. Setuju sama Kang Asep, asupan dan pola makan sangat berperan.

    ReplyDelete
  10. kalau ada riwayat keluarga berarti harus di jaga banget ya mbak/ Sehat selalu ya. Apa kabar mbak? maaf baru bisa bw lagi. nanti ya aku bw balik di postingan sebelumnya.

    ReplyDelete
  11. kalau diabetes memang harus benar-benar menjaga makanan, uwak saya juga kena diabetes mbak dan makan kentang juga sebagai pengganti nasi. semoga kit selalu diberi kesehatan yaa

    ReplyDelete
  12. Skrg yg muda bahkan anak2 aja banyak yg kena Mbakkkk... duhh... harus hati2 bener dg pola hidup.

    ReplyDelete
  13. Persis deh, aku pun ada bawaan dari papa, dan ngejaga banget apa-apa yang dikonsumsi :3 huhuhu

    Salam,
    Pink

    ReplyDelete
  14. Ngeri ya... karena "katanya" diabetes itu biangnya penyakit, kalo dah kena, suka merembet ke yang lain. Semoga kita terhindar dari penyakit diabetes. Aamiin...

    ReplyDelete
  15. kecenderungan penyakit diabetes saat ini karena pola hidupyang tidak sehat...sering mendapat pasien dengan ulkus DM, kasihan saja punya luka yang berbulan-bulan sembuhnya....

    ReplyDelete
  16. Salah satu yang bikin saya selalu berusaha mengurangi porsi minuman instan.

    ReplyDelete
  17. Wah saya sering merasakan apa yang menjadi gejala seperti yang ditulis diatas, saya takut buat cek, akhirnya tiap pagi bangun saya sempatkan olahraga pagi

    ReplyDelete

terima kasih sudah memberikan komentar, kritik dan saran