Tuesday, December 15, 2015

Golongan Darah Aku Beda?

pic
Baru beberapa hari yang lalu saya memeriksakan golongan darah anak-anak. Berawal dari obrolan ringan di rumah, akhirnya nyambung ke masalah golongan darah. Anak-anak antusias sekali mendengarkan cerita tentang golongan darah tersebut. Walau dengan keterbatasan pengetahuan mengenai  golongan darah, saya berusaha menjelaskan garis besarnya saja. Kebetulan anak-anak sejak lahir belum pernah diperiksakan golongan darahnya. Saya memberi tahu mereka bahwa golongan darah saya dan ayahnya berbeda. Saya mempunyai golongan darah A, dan ayahnya mempunyai golongan darah B. Setelah sekilas menjelaskan tentang golongan darah, saya menawarkan kepada anak-anak, untuk memeriksakan golongan darah mereka. Sedikit terlihat raut muka ketakutan pada mereka saat saya menawarkan untuk memeriksakan golongan darah, terutama Fayda yang belum mempunyai pengalaman disuntik (selain imunisasi saat bayi). Berbeda dengan kakaknya yang sudah beberapa kali di sekolahnya disuntik imunisasi. Setelah saya mempraktekan (dengan mencubit) gimana rasanya diperiksa golongan darah, mereka dengan semangat mengangguk setuju berangkat pada hari itu juga untuk diperiksa golongan darahnya.

Sebelum berangkat ke BioMed yaitu laboratorium tempat pemeriksaan kesehatan, Farras menanyakan tentang kemungkinan golongan darahnya. Menyusul Fayda dengan gayanya yang sok tahu juga ikut-ikutan bertanya. Untuk pertanyaan ini saya serahkan kepada ayahnya untuk menjawab, karena saya memang blank tentang pengetahuan golongan darah. Ayahnya akhirnya menerangkan dengan penuh keraguan kemungkinan-kemungkinan golongan darah anak-anak. Kata ayahnya kepada Farras dan Fayda, bahwa kemungkinan  golongan darah mereka adalah A seperti ibu atau B seperti ayah atau golongan darah AB. Tentu sambil tidak merasa yakin menjelaskannya hehehe . Farras dan Fayda hanya mengangguk dan tersenyum tanda mengerti. Setelah berbincang-bincang sejenak, kita semua berangkat ke BioMed yang yang kebetulan jaraknya tidak jauh dari rumah kami. Setelah mengisi data-data dan tidak lama mengantri, kedua anak kami dipanggil untuk segera diperiksakan golongan darahnya. Kembali ketegangan terjadi, mereka saling tunjuk untuk maju terlebih dahulu. Terlebih Fayda yang dari rumah sudah berencana ingin pertama diperiksa, namun akhirnya mundur dan mendorong kakaknya untuk terlebih dahulu diperiksa. Raut mukanya terlihat tegang, tapi juga penasaran ingin merasakan sensasinya :)

Setelah selesai diambil darahnya, kami menunggu hasilnya sekitar 30 menit. Setelah menunggu, hasilpun keluar. Ternyata Fayda bergolongan darah B sama seperti ayahnya, dan Farras bergolongan darah O, bukan golongan darah saya maupun golongan darah ayahnya. Farras terlihat bingung, apalagi sebelumnya ayahnya sudah menerangkan tentang kemungkinan golongan darah yang akan Farras dan Fayda miliki. 


Hasil Tes Golongan Darah

"Kok Farras golongan darahnya O Yah...?" Tanya Farras. Saya lihat ayahnya keliatan kebingungan. "Oh iya... Kak, kayaknya ayah yang salah nerangin ke Farras deh, soalnya udah lama banget belajar tentang golongan darah, jadi lupa " jawab ayahnya.

Setelah membaca literatur kembali, ternyata memang benar kalo golongan darah O itu bisa dihasilkan dari pasangan ayah ibu yang bergolongan darah A dan B, dimana sifat golongan darah O adalah homozigot (memiliki gen O saja). Lain halnya dengan golongan darah A dan B yang bersifat heterozigot yaitu dalam satu golongan darah membawa gen A dan gen O (golongan darah A) atau gen B dan gen O (golongan darah B), sehingga ada kemungkinan anak dari orangtua yang bergolongan darah A atau B berpasangan dengan A/B memiliki anak yang bergolongan darah O. Berikut tabel pewarisan golongan darah kepada anak :

sumber : (Wikipedia)
IbuAyah
OABAB
OOO, AO, BA, B
AO, AO, AO, A, B, ABA, B, AB
BO, BO, A, B, ABO, BA, B, AB
ABA, BA, B, ABA, B, ABA, B, AB

Tabel di atas menjelaskan bahwa :

  • Orangtua golongan darah O dan O, menghasilkan anak golongan darah O.
  • Orangtua golongan darah O dan A, menghasilkan anak golongan darah O atau A.
  • Orangtua golongan darah O dan B, menghasilkan anak golongan darah O atau B.
  • Orangtua golongan darah O dan AB, menghasilkan anak golongan darah A atau B.
  • Orangtua golongan darah A dan A, menghasilkan anak golongan darah A atau O.
  • Orangtua yang memiliki golongan A dan B, menghasilkan anak golongan darah A atau B atau AB atau O. 
  • Orangtua golongan darah A dan AB, menghasilkan anak golongan darah A atau AB atau B. 
  • Orangtua golonganah dar B dan B, menghasilkan anak golonganrah da B atau golongan O.
  • Orangtua golongan darah B dan AB, menghasilkan anak golongan darah A atau AB atau B. 
  • Orangtua golongan darah AB dan AB, menghasilkan anak golongan darah A atau B atau AB. 

Menurut penjelasan di atas, kita tahu bahwa golongan darah anak tidak selalu sama dengan salah satu orangtua, kecuali untuk pasangan O dan O, pasangan O dan A, dan pasangan O dan B.

Dan sekarang Farras sudah memahami mengapa golongan darahnya tidak sama dengan salah satu golongan darah orangtuanya. 




                                  sebelum tes golongan darah, mejeng dulu :)


33 comments:

  1. golongan darah kita sama fayda.. eh, jadi ingat tmnku dulu mb..kasusnya sama kayak farras gitu...beda ma ortu. krn blm tau...dianya menyangka sebagai anak adopsi krn golongan darah yang berbeda

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh, iya, anak saya juga sempet ngelamun.karena awalnya sidah dikasih tau kemungkinannya.,,

      Delete
  2. Hihihi.. Farras kaget ya... iya berarti itu ibu dan ayahnya AO dan BO ya.. maka kemungkinan anak O juga ada kemungkinan 25% ya.. ^_^

    Sehat selalu yaa kakak Farras dan adek Fayda.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak. saya emang nggak mudeng awalnya . makasih tante lyliana doanya untuk farr and fayda,

      Delete
  3. Ohh gitu. Hahaha, berarti saya gak selalu O dong. Soalnya gak berani tes darah, tapi anak saya O.

    ReplyDelete
  4. wah tabel pewarisan golongan darah itu berguna banget... Lebih simple untuk dilihat dan dimengerti ^_^

    ReplyDelete
  5. yang kocak mah aku pernah cek darah hasilnya B. suatu saat ngurus surat kesehatan di puskesmas kok ganti jadi O. hahah..trus aku minta petugas puskesmas mastiin lagi, ternyata emang B. haduhh hampir aja salah

    ReplyDelete
  6. jadi inget pelajaran SMA dulu ya mbak tentang golongan darah

    ReplyDelete
  7. Papaku B, Mamaku B.
    Kakakku B, Aku O, Adikku B.
    Awalnya aku ngira aku anak pungut xixixi. Tapi ada teorinya pas belajar Biologi kelas 3 SMA.
    Kemungkinan besar, Mamaku simbol golongan darahnya IoIb dan Papaku IoIb juga.

    jika disilangkan:
    IoIb x IoIb
    1. IoIo
    2. IoIb
    3. IoIb, dan
    4. IbIb

    Begituuuu XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheheh, sampe mikir anak pungut gitu ya...:), plong deh akhirnya.

      Delete
  8. Jadi teringat pelajaran Biologi kala SMA dulu.
    Tabelnya perlu diingat-ingat lagi niyh :D
    Izin save ya mba :)

    ReplyDelete
  9. Kalau saya dulu juga sempat was was mau periksa golongan darah. Takut menghadapi kenyataan kalau saya anak adopsi #terdrama. Padahal bisa aja ya Mak ga sama dengan ortu. Golongan darah saya sama dengan abah saya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe, untung gak seperti di drama ya... :)

      Delete
  10. wah... baru tau saya..klo darah orang tua A atau B anak bisa o YA...

    ReplyDelete
  11. assalamualaikum, salam kenal mba :)

    kalo yg gol darahnya "biru", berasal dari orang tua dg gol yg mana yaaa?
    ..lihat kembali tabel...! hihi.

    terimakasih penjelasannya lengkap sgt bermanfaat. Ijin follow bog-nya ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe, kalo golongan darah biru, berasal dari ortu yang abu2. makasi mbak, saya juga ijin follow. salam kenal.

      Delete
  12. ini mengingat pelajaran biologi jaman dulu nie.. sewaktu SMA, kita boleh liat lewat microskop :D

    ReplyDelete
  13. Keluargaku O semua, aku dapat suami O anak-anak jadinya O, Faiz doang yang belum dicek sich...

    ReplyDelete
  14. mengingat pelajaran SMA ini, sih hehe

    ReplyDelete
  15. Hehehe.. Waktu pelajaran biologi dulu aku pernah tau sih, kalau A dan B kemungkinan anaknya ada yang A, B, AB, bisa juga 0 (nol) komplit tuh mba.. Oia aku follow GFC nya #241 ditunggu follow back nya :))

    ReplyDelete
  16. Pelajaran biologi... Seneng kalo pelajaran penurunan sifat gini

    ReplyDelete
  17. Duh baca postingan ini bikin flashback jaman SMP kelas 9 menjelang UN. Materinya seperti itu melulu. Tapi mahaminya juga susah sih

    ReplyDelete
  18. Aku gak tahu apa sebenernya golongan darahku, lho. Pas smp dites, ktnya AB. Pas sma dites O. Hihihi... aneh ya. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaah , unik tuh mbak..goldarnya bisa berubah2..hehehe

      Delete
  19. Iya, ini materi saat aku kelas 3 SMP. Tapi sering sebel banyak sinetron yang bikin keliru tentang golongan darah, ya itu kalau golongan darah anak ga sama ama ortunya berarti anak pungut. *sinetron kurang riset. :D

    ReplyDelete
  20. Oh jadi kalo A & B membawa gen O juga yaaa

    ReplyDelete

terima kasih sudah memberikan komentar, kritik dan saran